Dani Kunti Oktaviantari

25 April 2012

  Aku mulai bertanya-tanya dengan diriku sendiri siapa aku sebenarnya? Apa kelebihanku?apa kehebatanku?apa prestasiku?apa keunggulanku??pertanyaan itu bertubi menghantam pikiranku. Rasa resah, putus asa, dan menyalahkan diri sendiri berkecamuk menghardikku. Rasa sesal, kecewa, putus asa, amarah, dendam semua kurasakan saat ini. Yang bisa kulakukan hanya menangis di lantai dan memandang foto keluargaku. Aku mulai membenci orang-orang yang meremehkanku. Dendam, amarah, bercampur di hatiku. Ya Allah, apa aku salah jika membenci mereka? Ya Allah, tunjukkan jalan terbaik untuk membalas perbuatan mereka.
    Aku pun juga mulai bertanya-tanya apakah benar ini jalan terindah yang Allah berikan untukku? Apa benar ini jalan itu ya Allah. Jika memang benar, berilah hamba kekuatan untuk terus  berjalan menyusuri jalan panjang ini. Tulikan telinga hamba dari omongan remeh mereka ya Allah. Jauhkan hamba dari dendam dan amarah ini ya Allah. Bari hamba semangat membara untuk membuktikan kekuatan hamba pada mereka ya Allah.
    Masih sambil memandangi foto keluargaku, motivator hebatku. Maafkan aku ibu, bapak. Anak yang kalian banggakan selama ini ternyata sangat rapuh. Mudah goyah, ambruk karna remehan orang. Semangat tak membara. Mana semangat yang dulu pernah kau kobarkan Dani? Mana semangat berapi-api untuk terus maju? Apa kau hanya sampai di sini? Menjadi kerdil karna cacian dan remehan orang? Ambruk bahkan mati karna dipandang sebelah mata orang? Hidup masih panjang Dan. Yang perlu kau lakukan saat ini adalah bangkit dan terus bersemangat untuk menunjukan prestasimu pada mereka. Suatu saat kau pasti akan bisa tersenyum bangga. Bangga bukan untuk menyombongkan diri. Semangat sampai mati Dan. Tetap tegar walau diterpa badai dan dihujam rajam sekali pun.  Tetap semangat membara selalu. Ya Allah, semoga hamba bisa berprestasi di jalanmu. Semoga bisa meredam semua amarah dan dendam itu. Bismillahirrahmanirrahim.

Posted on 25 April 2012, 19.24 by Dani Kunti Oktaviantari

No comments

24 Maret 2012


Teruntuk : ayah paling hebat yang sangat kurindukan
            Ayahku adalah ayah terhebat sedunia. Tak berlebihan jika sekiranya aku menyebut beliau seperti itu. Beliau adalah ayah paling hebat di hidupku. Motivatorku. Guruku. Dan pahlawanku. Ayahku adalah seorang guru SD. Beliau berasal dari keluarga yang memang kurang berada. Jadi sekiranya sudah dari kecil beliau hidup prihatin, bahkan saat awal beliau membina rumah tangga dengan ibuku tercinta. Waktu itu, usia mereka masih sangat muda menurutku. Ayah menikah di usia 23 tahun dengan ibu yang berusia 20 tahun. Waktu itu ayah baru saja diangkat menjadi pegawai negeri dan ibuku baru saja lulus SPG (setara SMA). Di awal pernikahan, meraka harus hidup seadanya. Waktu itu gaji ayah sangat pas-pasan untuk menghidupi mereka berdua. Tapi ayah adalah orang yang sangat bertanggung jawab. Di sela-sela pekerjaannya, ayah berbisnis kambing. Ayah memelihara kambing untuk menghidupi ibu yang saat itu hamil kakak pertamaku. Mereka ( ayah hebat dan ibu tersayang) tinggal di rumah dinas sekolah tempat ayah mengajar. Rumah itu hanyalah gubug kecil yang jika hujan angin datang, genteng-genteng  rumahnya pun berjatuhan. Bayangkan, waktu itu ibu hanya bersama dua kakakku yang masih sangat kecil ketika ayahku belum pulang bekerja. Selain berjualan kambing, ayah juga berjualan baju untuk mencari tambahan dana. Hm, ayahku benar-benar hebat.
            Waktu pun berlalu, masa-masa tinggal di gubug itu sudah berlalu. Sejak aku lahir, kami sekeluarga pindah rumah. Yah, meskipun hanya rumah sederhana, namun cukup kuat untuk menghadapi hujan deras dan badai. Sejak pindah ke rumah baru, ayah mulai bertani. Meski ayah adalah seorang guru, namun jiwa bertaninya sangatlah kuat. Setiap hari, pagi-pagi buta setelah memberi makan ayam peliharaanya, ayah pergi ke kebun dekat rumah. Di sana beliau menyalurkan hobi bertaninya. Tidak ada kata mengeluh dari beliau. Setiap pagi, setiap hari, seperti itulah rutinitas beliau. Dari mulai aku belum sekolah sampai sekarang aku mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, seperti itulah rutinitas ayahku yang hebat. Bukan hanya kebun, beliau juga mengolah sawah. Bayangkan betapa lelahnya beliau setiap hari harus mengolah kebun, sawah, ayam, dan mengajar. Semua itu dilakukan semata-mata untuk menghidupi keluarganya, mengidupiku, kakak-kakakku, dan adikku.
            Ayah bukanlah orang humoris. Ayah adalah orang yang sangat tegas kepada anak-anaknya. Ayah adalah sosok yang sangat loyal dan berjiwa sosial yang tinggi. Tapi yang jelas aku sangat menyayangi ayahku. Aku selalu memandangi ayahku dengan bangga setiap kali ayah pulang dari sawah dan bercucuran peluh. Peluh itu pun menjadi motivator besarku untuk terus berusaha menjadi yang terbaik untuk ayah. Dari peluh itu lah, ayah menghidupiku. Dari peluh itulah, aku mendapat ilmu. Dari peluh itulah, aku merasakan kasih sayang ayah yang tak terukur besarnya, untukku dan saudara-saudaraku.
            Ayah, saat ini anakmu sedang sangat merindukanmu. Rindu dengan tawa khasmu. Rindu memandangimu setiap engkau pulang dari sawah. Rindu membuatkan secangkir kopi yang kadang kurang gula untukmu. Rindu akan hangat senyummu. Ayah, di manapun dan kapanpun, anakmu ini akan slalu menyayangimu. Akan slalu merindukanmu. Ayah, ijinkan anakmu ini untuk bisa membuatmu bangga. Ayah, tetap tersenyum slalu untukku. Tetap menjadi pahlawanku, motivatorku. Tetap menjadi ayah terhebat untuk ku. Ayah, aku sangat merindukanmu. Anakmu.

Posted on 24 Maret 2012, 17.09 by Dani Kunti Oktaviantari

No comments

12 Maret 2012

Masih semangat, meski harus melewati badai sekalipun :).

Posted on 12 Maret 2012, 18.04 by Dani Kunti Oktaviantari

No comments

Lomba menulis antologi FTS Motivasi: “Jangan Menyerah! Bertahan! Bangkit! Menang!”-oleh Kampung WR

Menulis buku motivasi rame-rame yuk!
Keren loh... selain dibukukan, penulis akan mendapatkan banyak keuntungan.
Gambaran tema lomba:Lomba menulis ini adalah wadah bagi penulis, untuk berbagi motivasi melalui tulisan yang berdasarkan kisah nyata. Kisah yang terkait dengan ikhtiar menjadi pemenang kehidupan. Dengan harapan, orang yang membaca tulisan tersebut, akan terinspirasi dan menemukani hikmah di balik kisah yang menggugah."Cobaan berupa kesedihan dan keterpurukan, menjadi penghalang untuk mewujudkan impian. Jika menyerah saat ujian itu datang, maka kita akan menuai kegagalan. Tapi jika bertahan, lalu bangkit, Insya Allah akan meraih kemenangan. Maka, jangan pernah menyerah! Bertahanlah! Lalu bangkit. Insya Allah kita akan jadi pemenang kehidupan." Ini salah satu pesan yang terkandung dalam buku antologi kita nanti.

Syarat dan Ketentuan Lomba:Lomba terbuka untuk umum.
1. Sesuai dengan jenis tulisan ( FTS), maka isi naskah tulisan adalah cerita yang diangkat dari kisah nyata pribadi atau orang lain.
2. Naskah ditulis dalam bentuk narasi (gaya bercerita yang mengalir).
3. Naskah ditulis dalam file MW 2003/2007, jenis kertas A4, spasi 2, batas margin 3 cm (1,18 inci)  untuk setiap sisi. 4. 4.Jumlah kata dalam naskah minimal 350 - maksimal 500, termasuk judul.
5. Naskah adalah karya sendiri (bukan saduran) dan belum pernah dipublikasikan lewat media mana pun.
6. Setiap peserta, melampirkan biodata berupa narasi maksimal 60 kata, lengkap dengan nama/akun fb, alamat lengkap. Yang ditulis di lembar bawah naskah (terpisah).
7. Naskah FTS dikirim ke email: wrmotivasi@ymail.com berupa attachman, bukan di badan email. Tulis judul email: FTS MOTIVASI-Nama fb Penulis.
8. Tulis nama file word: Judul FTS-Nama Penulis. Setiap peserta hanya bisa mengirimkan satu naskah FTS Motivasi terbaiknya.
9. Lomba ini dibuka pada tanggal 12 Februari 2012 s.d 21 Maret 2012 (Jam 22:00 WIB) Naskah yang dikirim menjadi hak pelaksana lomba untuk dibukukan.
10. Keputusan Dwan Juri mengikat. Tag info lomba ini ke minimal 10 orang sahabat fb.
11. Pengumuman lomba tanggal 28 Maret 2012.

Unsur-Unsur Penting yang dinilai dalam naskah:
1. Kesesuaian isi tulisan dengan tema lomba.
2. Kaidah penulisan (EYD).
3. Kekuatan pesan motivasi yang disajikan, serta keunikan kisah yang diceritakan.

Apresiasi lomba:Naskah FTS dari 100 orang nominator, akan dibukukan.Hadiah uang tunai untuk pemenang:

Juara I              = Rp. 100.000
Juara II             = Rp.    75.000
Juara III            = Rp.    50.000

Hadiah berupa beasiswa masuk Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO) Writing Revolution (WR) untuk 5 orang pemenang favorit.100 orang nominator, akan mendapatkan e-Sertifikat Ketentuan mengikat:Sebagai upaya, untuk menghasilkan karya yang berkualitas dan Insya Allah akan "membumi". Peserta lomba, yang berhasil lolos sebagai NOMINATOR antologi FTS Motivasi, diwajibkan untuk membayar dana “investasi” Rp.80.000 ke penyelenggara lomba.

Info tentang proses pengiriman/transfer dana ke rekening bank,  akan dibahas setelah diketahui nama-nama nominator lomba. Berikut fasilitas untuk 100 orang nominator lomba, di antaranya:Nominator lomba akan mendapatkan 4 buku sebagai bukti terbit, dan dikirim bebas ongkir ke alamat masing-masing! 100 orang nominator lomba, secara langsung melakukan amal kebaikan (sedekah). Karena 5 % dari dana investasi yang terkumpul, akan disumbangkan ke anak Panti Asuhan.

Penulis (50 orang kontributor) dapat keuntungan lansung; dari penjualan 3 buku yang diterima (puluhan ribu rupiah) plus tabungan awal dalam KAS ROYALTI Para Penulis. Selain itu, ada Royalti juga dari Penerbit, yang 100 % akan dibagikan untuk  Penulis. Dan banyak lagi keuntungan/kemudahan lainnya.

Penjelasan rencana pemasukan dan pengeluaran dana pelaksanaan lomba plus dana pendistribusian buku, akan disampaiakan secara transparan kepada nominator lomba. Setelah hasil lomba diumumkan. Kitalah yang memulai, untuk mengapresiasi hasil pemikiran dan kerja keras kita sendiri.Mari ber-Ibadah dan memetik kemudahan dengan mengumpulkan RP.80.000, Insya Allah, karya dijamin “membumi” dan modal awal segera kembali!! Semua proses lomba ditangani secara Profesional. Insya Allah antologi kita juga bermutu, karena lahir dari sebuah kompetisi.

Demikian Info lomba ini kami sampaikan. Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua penulis yang berkenan ikut berpartisipasi.

Wassalam.
Kantor Rumah Motivasi Kelurahan WR, 11 Februari 2012
Penangung Jawab Lomba FTS Motivasi: Shitie Fatimah Maniez dan Va Ayana Lubis

Ketua Penyelenggara Lomba Menulis Kelurahan WR-Rumah MenulisLurah-Erpin Leader Mengetahui:Kepala Kampung Central WR: Hylla Shane Gerhana

Direktur SMO WR: Joni Lis Effendi 

Sponsor Lomba: SMCO WR: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-cerpen-online-smco.html

Posted on , 16.06 by Dani Kunti Oktaviantari

No comments

8 Maret 2012

             Aku bertemu denganmu tak sengaja waktu itu. Di tempat tak terduga, di waktu yang tak kukira.  Bagiku kau biasa, tak ada istimewa, waktu itu. Lagi-lagi tak sengaja. Tak sengaja aku mencarimu. Mencarimu di antara teman-teman baru yang mungkin teman lamamu. Bagiku, pertemuan ini biasa, sama saja. Waktu pun berlalu. Kali ini, aku sengaja, bukan tak sengaja lagi. Sengaja aku kirim pesan ke nomormu, meminta maaf atas tingkahku. Tapi balasanmu, aku tak tau, ini kau sengaja atau tak kau sengaja. Kau membalasku dengan kalimat yang mebuatku tersipu. Tapi sekali lagi, itu biasa. Biasa aku rasakan. Hampir beberapa kali aku merasakan kau biasa saja, sama di mataku.
            Lagi-lagi ini sengaja, sengaja aku balas setiap pesan singkatmu. Pelan-pelan ku rasakan tak biasamu. Sesuatu yang tak biasa, sesuatu yang membuatmu tiba-tiba menjadi indah.  Aku yang tadinya menganggapmu biasa, sekarang menganggapmu tak sekedar indah lagi.  Kau menjadi sesuatu yang menurutku indah. Aku tau, ini tak biasamu. Keindahanmu. Sesuatu tak biasa yang membuamu semakin indah.
            Waktu berlalu. Semakin indah saja kau di hatiku.  Sejak saat itulah aku selalu menganggapmu indah. Indah bagiku. Bagi hatiku. Sampai sekarang pun aku masih menganggupmu indah. Selalu indah. Semakin indah. ...  

Posted on 8 Maret 2012, 12.59 by Dani Kunti Oktaviantari

1 comment

                Hari ini setelah seharian melewati aktivitasku, ku rebahkan badan di kasur tempat tidur kamar kos an ukuran 3x2 yang tidak begitu besar namun bagiku sudah cukup menjadi tempat peristirahatan. Bagiku, kamar kecil ini tempat ternyaman kedua setelah kamarku di rumah. Hm, rasanya hari ini aku pengin nulis. Kegemaran lama, yang baru bergejolak lagi akhir-akhir ini. Ya, aku emang mengaku hobi menulis, tapi kuakui  aku tidak produktif. Dan saat ini sepertinya semangatku mulai bergejolak lagi untuk menulis dan menulis. Bagiku menulis adalah dunia yang sangat mengasyikkan. Kita bisa bercerita  sepuasnya tanpa harus mendengar komentar pedas yang kadang dilontarkan orang tanpa pikir panjang saat kita menggebu-gebu bercerita.
            Aku punya sahabat, namanya Dewi Utari Wulandari, biasa disapa Ute. Kami berteman sejak tingkat pertama. Saat itu kami satu lorong di asrama. Kebetulan dia memang aktif menulis sejak di SMA.  Dia mantan Ketua KIR di SMA nya loh,,,(wah,,,,,). Saat itu kami sama-sama masuk di UKM keilmiahan yang bernama FORCES. Hm, sebelum sampai di Bogor ini, aku emang pengin masuk masuk di UKM ini. Rasanya, ketertarikan itu ada sejak pertama kali aku membaca nama FORCES yang tertera di surat kelulusanku masuk di IPB. Aku yang dulu waktu SMP pernah mengikuti lombba KIR, merasa terpanggil untuk masuk di UKM ini. Biarlah ceritaku sedikit berlebihan (hehe...). Dengan bermodal pengalaman waktu SMP itu, aku berniat mendaftar di UKM Forces ini. Ternyata banyak tahap seleksi yangg harus ku ikuti. Singkat cerita, aku berhasil masuk di UKM ini bersama sahabatku ini. Aku yang memang belum punya basic yang kuat tentang karya tuliis ( maklum, cuma bermodal  lomba waktu SMP, dan itupun belum bisa dapet juara), berusaha belajar sedikit demi sedikit untuk terus menulis dan menulis. Waktu itu akhirnya aku ikut PKM-GT dengan Ute dan Kak Helen. Kak Helen ini juga anggota FORCES yang lebih tua setahun dari kita. Tapi mukanya masi imut-imut loh,hehe. Kak Helen ini hebat loh, dia pernah lolos PIMNAS ( wah,kereennn). Waktu itu aku, ute, dan Kak Helen mulai membuat PKM-GT seminggu sebelum deadline. Waktu itu aku kita benar-benar mengejar waktu. Menulis dari pagi sampai sore, pokoknya seharian kita berkutat dengan laptop dan buku-buku. Dan waktu itu aku merasa menjadi orang paling gabut diantara kita bertiga. Mungkin karna aku belum berpengalaman kali ya,hehe. Akhirnya dengan perjuangan sampai berdarah-darah(wehehehe), jadilah PKM-GT tentang diiversifikasi pangan. Dengan berbangga akhirnya aku sendiri yang menyerahkan PKM-GT itu ke ditmawa.  Hm, sampai harus bolos kuliah sosum loh ( ups,,,ketahuan).
            Ute adalah orang yang slalu memacuku untuk terus menulis dan menulis. Hm,,sampai beberapa bulan yang lalu akhirnya aku dan Ute lolos AIC ( Airlangga Ideas Competition ). Akhirnya kita pun terbang ke Surabaya ( waa,,,,bukan terbang ding,tp naik kereta,hehe). Sampai disana, suasana yang begitu hangat menyambut kami. Sungguh panitia yang begitu ramah dan baik. Semua itu susah untuk aku lupakan sampai sekarang. Karna, momen ulang tahun ke 19 ku juga berlangsung disana. Teman baru yang begitu hangat.:). Dan mulai sekarang, aku begitu tertantang untuk menulis dan menulis. Karna bagiku, tidak ada sesuatu yang terlambat. Apa salahnya kalo aku baru mulai sekarang. Itu lebih baik daripada tidak sama sekali bukan?? Semangat!!!

Posted on , 12.05 by Dani Kunti Oktaviantari

No comments